Banyubang, 3 Juni 2026 – Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Lomba Desa/Kelurahan Berseri Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 Kategori Mandiri pada Rabu (03/06/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur ini merupakan tahapan penting dalam proses penilaian untuk menentukan desa terbaik dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Kegiatan verifikasi dipusatkan di Balai Desa Banyubang dan dihadiri oleh Tim Verifikasi Provinsi Jawa Timur, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan, Forkopimcam Solokuro, Pemerintah Desa Banyubang, kader lingkungan, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok lingkungan hidup dari seluruh wilayah desa.
Acara diawali dengan sambutan dan pemaparan profil Desa Banyubang oleh Kepala Desa Banyubang, Moh. Rokib, S.Ag. Dalam presentasinya, beliau menyampaikan berbagai program unggulan yang telah dijalankan desa dalam mendukung pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
Selanjutnya, Taufik Ahmadi, M.Si. selaku Kader Lingkungan Desa Banyubang mempresentasikan berbagai inovasi dan capaian masyarakat dalam mendukung program Desa Berseri. Paparan tersebut menyoroti keterlibatan aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, pengembangan kawasan hijau, serta upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Setelah sesi presentasi, Tim Verifikasi melaksanakan kunjungan lapangan ke 12 RT yang ada di Desa Banyubang untuk melihat secara langsung implementasi program-program lingkungan yang telah dipaparkan. Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan verifikasi terhadap berbagai indikator penilaian yang meliputi:
- Pengelolaan Bank Sampah sebagai sarana pengurangan sampah berbasis masyarakat.
- Kegiatan daur ulang sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
- Program penghijauan lingkungan melalui penanaman pohon dan pemeliharaan ruang terbuka hijau.
- Pengembangan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan dan budidaya tanaman produktif.
- Implementasi program pengendalian dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
- Pengembangan pertanian ramah lingkungan melalui hidroponik.
- Upaya mitigasi bencana alam, khususnya pencegahan banjir melalui pembangunan biopori, sumur resapan, serta pengelolaan drainase lingkungan yang baik.
Selama kunjungan lapangan, Tim Verifikasi memberikan apresiasi atas semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat Desa Banyubang dalam menjaga kelestarian lingkungan. Berbagai inovasi yang dikembangkan di tingkat RT menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan hidup telah tumbuh dan menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui verifikasi lapangan ini, Desa Banyubang berharap dapat memberikan hasil terbaik pada ajang Lomba Desa/Kelurahan Berseri Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 Kategori Mandiri. Keikutsertaan dalam lomba ini tidak hanya menjadi sarana penilaian, tetapi juga momentum untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan hidup demi mewujudkan desa yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Kepala Desa Banyubang, Moh. Rokib, S.Ag. menyampaikan bahwa keberhasilan program lingkungan di desa merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat. "Prestasi yang diraih bukan hanya milik pemerintah desa, tetapi merupakan buah dari semangat gotong royong dan kepedulian seluruh warga Banyubang terhadap lingkungan," ujarnya.
Dengan dukungan seluruh masyarakat, Desa Banyubang optimis dapat terus menjadi contoh desa yang berhasil mengintegrasikan pembangunan lingkungan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.