Banyubang, 1 Juli 2026 – Pemerintah Desa Banyubang menerima kunjungan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur dalam rangka kegiatan Monitoring dan Pembinaan Persiapan Program Kampung Iklim (PROKLIM) Lestari Kementerian Lingkungan Hidup. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan evaluasi terhadap kesiapan Desa Banyubang dalam mengikuti penilaian PROKLIM Lestari.
Kegiatan diawali dengan diskusi dan pemaparan di Balai Desa Banyubang yang dihadiri oleh perwakilan DLH Provinsi Jawa Timur, DLH Kabupaten Lamongan, Kepala Desa Banyubang beserta perangkat desa, serta para kader lingkungan. Dalam sesi tersebut dibahas berbagai program, inovasi, serta langkah-langkah yang telah dilakukan masyarakat Desa Banyubang dalam mendukung pelestarian lingkungan dan upaya adaptasi serta mitigasi perubahan iklim.
Usai kegiatan diskusi, rombongan melanjutkan agenda dengan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lingkungan RT di Desa Banyubang. Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh para kader lingkungan yang memberikan penjelasan mengenai berbagai kegiatan berbasis masyarakat, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, pemanfaatan pekarangan, konservasi sumber daya, serta berbagai inovasi lingkungan yang telah diterapkan oleh warga.
Tim dari DLH Provinsi Jawa Timur juga melakukan monitoring terhadap kelengkapan administrasi serta implementasi program di lapangan sebagai bagian dari pembinaan menuju kategori PROKLIM Lestari. Berbagai masukan dan arahan disampaikan kepada Pemerintah Desa Banyubang dan kader lingkungan guna menyempurnakan program yang telah berjalan agar semakin optimal dan berkelanjutan.
Kepala Desa Banyubang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh DLH Provinsi Jawa Timur dan DLH Kabupaten Lamongan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan desa yang bersih, hijau, dan tangguh terhadap perubahan iklim.
Melalui kegiatan monitoring dan pembinaan ini, diharapkan Desa Banyubang semakin siap menghadapi proses penilaian PROKLIM Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup serta mampu menjadi contoh desa yang berhasil mengembangkan program pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.